Bangjo Fak

Selama tur, saya suka mengamati jalan dan yang berkelindan dengannya. Setelah ditilang karena lampu belakang mobil kami mati, saya jadi lebih peka dan ternyata lampu belakang mati cukup trendy di jakarta. Sering sekali saya jumpai. Cuma bedanya mungkin mereka ga kena tilang. Alhamdulillah

Di Jatiwangi, terhitung 2-3 kali kami melewati sebuah lampu merah (di jogja disebut bangjo) yang unik. Letaknya di exit tol Sumber Jaya. Kami menyebutnya “Bangjo Fak”.

Keunikannya terletak pada lampu lalu lintas yang walaupun nyala tapi tidak jadi patokan. Di pertigaan itu lampu lalu lintas menyala merah, namun pak ogah yang berdiri di tengah pertigaan memyuruh kami bergegas maju menerobos lampu merah itu.

Secara logika, adanya lampu merah untuk mengatur pengendara jalan. Namun di persimpangan itu, teknologi jadi kurang berarti. Ada dirijen di tengah jalan yang mengatur orkestrasi lalu lintas.

Dear Kementrian Kreatif, mohon diadakan pelatihan kreatifitas di pertigaan itu. Masa cari uang sebegitu tidak kreatifnya. Minimal geser dikit di U-turn aja lah jadi polisi cepek nya. Hehe.

No offense. Defense.

Yogyakarta, 29 November 2019

Nihan Lanisy

0