di 2026

Halo teman-teman, website jonoterbakar.com ini tak pikir-pikir manfaatnya agak kurang padahal tiap tahun diperpanjang menghabiskan sekitar 800k++ jika diduitkan. Izinkan dia sekarang homepagenya diisi tulisan-tulisan, barangkali bisa lebih bermanfaat ya.

Sedikit cerita, saat ini saya ndak full time jadi artist dan akhirnya memang rejeki ga kemana (ga dateng-dateng maksudnya). Tawaran pentas hampir betul-betul tidak ada. Jadi seniman emang cape ya harus selalu mewartakan eksistensinya, saat IG saya non-aktifkan mungkin dianggapnya Jono Terbakar bubar. Gimana mbubarinnya ya? lha wong cuma sendiri hehe.

Waktu saya muda (sekarang masih muda juga sih), dulu maksudnya, ada beberapa band yang saya suka terus tiba-tiba ilang. Ternyata semuanya move on ke fase kehidupan yang baru. Mungkin band-band yang saya suka tonton dulu tidak sukses secara komersial atau memang tidak mau sukses komersial, cuma seneng-seneng aja. Sehingga pada akhirnya band atau proyek musik bubar dan ada yang kerja kantoran dsb. Waktu muda dulu saya suka menyesali, tapi ternyata sekarang saya yang menyesali dan mungkin juga disesali. Kemana sih Jono Terbakar sekarang?

Jawabannya: ga kemana-mana. Visi Jono Terbakar adalah tetap ada sampai kapanpun, dalam bentuk apapun, dan bagaimanapun. Dari dulu yang saya lakukan hanya berkarya saja, kadang ga tau cara promosinya gimana dan yang ndengerin/nontonin siapa. Terimakasih banget untuk orang-orang yang dulu, sekarang, ataupun dimasa depan masih berkenan menyapa dan mengabarkan bahwa karya saya disukai atau masih bermanfaat baginya. Sangat berarti bagi saya. Tapi pun yang pasif mengapresiasi dalam diam, tetap saya terimakasihi. Sebab setiap orang punya gayanya masing-masing dalam menghadapi karya. Supersuwun untuk semua.

Kemarin, atau hari ini ya, saya malah lupa e kapan, saya baru saja merilis lagu berjudul “ularular”. Saya memutuskan untuk menginstall IG di HP saya hanya supaya bisa tak repost dari Youtube Music ke story + upload post di feed hasil editan canvaku. Sekali-kali ada rasa rindu untuk menyapa teman-teman, tapi sungguh IG dan medsos lain itu terlalu banyak kegoiban, menunjukan hal-hal yang seharusnya tidak kita tau dan tidak kita tonton. Sehingga itulah alasannya kenapa IG Jono Terbakar tidak aktif, nanti ndak malah pingin nontonin mbak-mbak yang bukan hak saya untuk ditontonin hihi #manusiawi.

Oya yang menarik, saya masih terhubung dengan dunia musik-musikan ini gara-gara Jonotify . Ada aja orang yang menghubungi untuk dibantu distribusi musiknya ke platform digital, padahal sudah tidak saya promosikan setahun belakangan. Alhamdulillah, masih bisa silaturahmi. Bisa update dengar lagu-lagu baru. Daya karya ini dari tuhan emang gapernah ada habis-habisnya. Ada aja yang baru, padahal di bawah langit ndak ada yang baru lagi katanya.

Jono Terbakar mau ngapain kedepannya? Saya gapunya rencana. Eh rencananya cuma 1, tidak akan dibubarkan, insyaallah. Akan selalu ada, karena unique selling point dan strength dari SWOT-nya hanyalah selalu ada untukmu. Bukan dengan lagu yang banyak. Bukan dengan produksi rekaman yang mewah. Bukan dengan mendatangkan massa yang banyak. Bukan dengan eksis di skena. Bukan dengan apapun. Hanya ingin selalu ada menemanimu yang membutuhkan. Semakin niche, semakin sempit, semakin kecil, semakin intim.

Terimakasih untuk yang mau membaca sampai sini. Ini hanyalah sebuah usaha untuk menghidupkan sebuah proyek kesenian yang rasa-rasanya tidak ada yang peduli lagi. Tapi saya yakin itu cuma perasaanku saja, karena energi tak bisa diciptakan dan tak bisa dimusnahkan. Hidup hanya sementara, sementara kita hidup lakukan yang kita bisa, sesederhana mungkin, semudah mungkin. Yang penting jangan mati sebelum waktunya dimatikan olehNya.

Terimakasih bagi yang senantiasa menjadi anti-jonoterbakar. Benci dan lupakanlah jono terbakar, dengan itu jono terbakar akan selalu ada di hatimu.

Bogor, 24 Februari 2026
Nihan Lanisy
mewakili Jono Terbakar

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *